Senin, 29 Oktober 2012

Fungsi memakai CDI BRT pada motor

masih banyak rahasia dibalik kotak kecil ini
Beberapa minggu yang lalu SLR pernah menulis tentang beda penggunaan antara jenis CDI BRT Dualband, maka kali ini SLR akan membahas lagi mengenai CDI Dual band ini akan tetapi mengenai penerapannya.  Mungkin braders yang sudah memasang CDI ini tidak begitu ngeh ataupun sadar akan kegunaan dual band’nya…!!! Jika diterapkan dengan benar akan sangat membantu rider saat berakselerasi. Kebanyakan rider mengaktifkan band keduanya tidak tepat pada saat yang tepat, alias tidak tau fungsi yang sebenarnya atau juga asal aktifin saja.
Menurut suatu sumber yang SLR dapat, BRT Dualband juga bisa dijadika Booster guna meningkatkan ataupun mempercepat naiknya Rpm. Jika diaktifin di saat yang tepat akan mempercepat naiknya Rpm, yaitu saat rider menekan handel kopling ataupun saat rider melepas kembali handel kopling sewaktu perpindahan gigi persneling. Disaat perpindahan gigi persneling inilah terjadi drop Rpm yang disebabkan berubahnya rasio gigi dari ringan ke berat. Agar tidak terjadi drop terlalu dalam inilah band ke-2 diaktifkan…. so….Rpm pun akan cepat naik tanfa banyak drop alias langsung ngejoooos.
kurva merah saat kopling dipencet, timing dinaikkan beberapa derajat...
Naaah…. yang mengaktifkan ini ada dua sistem switch/saklar, diopersikan secara manual dan di opersikan me


nggunakansaklar/ micro switch (saklar rem depan) yang tertempel di handel kopling. yang diopersikan secara manual sudah tentu semua orang pada tau, tinggal pencet saat perpindahan gigi. Sedangkan yang menggunakan micro switch, kurva dua aaktif saat handel kopling di pencet, mengenai pemasangan switchnya lihat gambar diatas.
Gimana???? udah mulai ngertikan gimana BRT Dual-band itu???

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar